Akhirnya Ho Sae dan Sae Byuk sepakat pergi ke Sokcho, tempat dimana Sae Byuk tumbuh. Ketika Ho Sae membeli tiket Bus, Ho Sae sempat bingung karena kehilangan Sae Byuk, yang ternyata Sae Byuk pergi ke toilet🙂

Di Bus, Sae Byuk tampak bebas mengungkapkan perasaannya kepada Ho Sae, Ho Sae pun tidak ingin kehilangan Sae Byuk lagi. Saat bus berhenti, mereka berdua lapar dan akhirnya memutuskan untuk membeli makanan di toko. Saat Ho Sae ke toko untuk membeli makanan, lagi-lagi Ho Sae kehilangan Sae Byuk, Ho Sae tampak bingung dia menelepon Sae Byuk namun tidak aktif. Ho Sae melihat sekeliling tidak ada tanda-tanda Sae Byuk, namun tiba-tiba Sae Byuk muncul dari balik tembok yang ternyata membekli makanan tidak pedas karena Ho Sae tidak tahan dengan makanan pedas. Ho Sae langsung memeluk Sae Byuk karena dia takut kehilangan dirinya sekali lagi dan meminta Sae Byuk memberitahu Ho Sae kemanapun dia akan pergi. Hmm, romantisnya…

Di rumah keluarga Kim, Tai Pong berusaha mencari Sae Byuk dan mengambil kesimpulan bahwa Sae Byuk pergi ke Sokcho, Tai Pong ingin menjemput dia dengan pergi ke Sokcho namun keluarga tidak memperbolehkan karena belum ada bukti pasti yang menyatakan Sae Byuk pergi ke Sokcho. Namun Tai Pong dan Tai Yong, tanpa sepengetahuan keluarga  pergi ke Sokcho. Saat akan pergi, mereka berdua mengetahui bahwa ibu Ho Sae juga mencari Ho Sae, jadi Tai Pong harus lebih cepat pergi ke Sokcho.

Saat tiba di Sokcho, Ho Sae dan Sae Byuk mencari penginapan, empu penginapan adalah seorang kakek yang ditinggal nenek pergi ke suatu tempat. Melihat tempat penginapan yang tidak layak, Ho Sae tidak jadi menginap disitu namun Sae Byuk tetap ingin tinggal disitu dengan membersihkan kamarnya sendiri. Mereka memesan 2 kamar, namun sang kakek mengira bahwa mereka adalah pasangan suami istri. Merasa kasihan terhadap kakek, Sae Byuk membantunya saat ada tamu datang dengan imbalan mereka berdua tinggal dengan gratis.

Di Sokcho, sepertinya menjadi kebahagiaan Sae Byuk dan Ho Sae karena tidak ada lagi yang mengganggu mereka berdua. Saat membantu kakek, Ho Sae dengan semangat membantu kakek, namun karena dia tidak pernah ‘bekerja keras’ jadi tidak kuat mengangkat beban, Ho Sae pun ingin membantu membersihkan ikan namun dia juga bingung mulai darimana dia membersihkan ikan tersebut, akhirnya diambil alih Sae Byuk. Mereka tampak kompak. Saat Sae Byuk ingin pergi ke pasar, dia menggunakan skuter namun Ho Sae ingin ikut, jadi Sae Byuk membonceng Ho Sae😉

Saat di pasar, Ho Sae masih melanjutkan kepolosannya,  saat membeli sesuatu Sae Byuk menawar, namun Ho Sae malah memberi uang lebih dari harga karena merasa kasihan. Sae Byuk merasa jengkel dan akhirnya meninggalkan Ho Sae berjalan sendiri. Ho Sae tidak bisa mengejar Sae Byuk yang menaiki skuter untuk pulang ke penginapan.

Tak disangka, Ibu Ho Sae sudah tiba disana dan melewati jalan pasar, namun tidak melihat mereka berdua. Tai Pong dan Tai Yong  pun sudah tiba dan menanyakan kepada setiap orang apakah melihat orang yang ada di foto, yaitu Sae Byuk.

Karena merasa Sae Byuk kesal karenanya, Ho Sae pergi ke toko membeli hadiah bunga dan cincin untuk Sae Byuk kemudian pulang ke penginapan. Setibanya Sae Byuk di penginapan, dia sebenarnya khawatir Ho Sae, namun dia meneruskan memasak Kimchi.