Ho Sae terus mengejar Sae Byuk yang telah menaiki bus, namun tidak terkejar.
Yuri dipaksa pulang ke rumah, rambutnya dipotong sebagian dan selulernya disita. Ibunya menemukan daftar telepon, yang ditemukan adalah nomor Tai Pong banyak sekali.
Ibunya mencoba menelepon Tai Pong, Tai Pong yang tidak tahu mau menjawabnya dengan kasar.
Keluarga Kim berusaha keras mencari Sae Byuk, namun tidak berhasil.
Nenek sebenarnya tanpa disadari dirinya sendiri, juga khawatir tentang keadaan Sae Byuk, karena tanpa sadar saat tidur dia berjalan ketika mendengar sesuatu.
Fuk Chu, yang ditelepon Sae Byuk tidak sengaja mendengar pemilik toko saat menerima telepon dan mengatakan salam, “Sup Kentang Seoul”, mengatakan kepada Ho Sae tentang berita tersebut.
Namun ada 114 toko yang serupa namanya, namun setidaknya ada sedikit petunjuk dimana Sae Byuk berada. Ho Sae mencari setiap toko satu persatu, mengelilingi kota.
Sae Byuk sangat sedih ketika dimarahi pemilik toko karena dia menumpahkan makanan ke pelanggan, sambil menangis dia memunguti piring, tanpa disadari ada seseorang yang berdiri di depannya, dia adalah Ho Sae

Ho Sae begitu sedih dengan keadaan Sae Byuk, Sae Byuk sangat kaget kenapa dia ada di Seoul bukannya di Amerika.
Ho Sae tidak peduli dengan pertanyaan Sae Byuk dan langsung memeluk Sae Byuk. Sae Byuk memarahi Ho Sae, Ho Sae hanya mengatakan bahwa dia merindukan Sae Byuk. Sae Byuk pun tiba-tiba memeluk Ho Sae dan mengatakan bahwa dia menyukai Ho Sae. Ho Sae sedih dengan keadaan Sae Byuk yang buruk. Ho Sae memeluk erat Sae Byuk di depan toko, tanpa sengaja Ibu angkat Sae Byuk melihat mereka berdua, yang membuat ibunya menjadi salah paham.

By : dinikozemake@koreaaddictsindo