Personil After School, Lizzy, baru-baru ini melakukan sebuah interview dengan salah satu media, dimana gadis asal Busan ini berbicara banyak tentang karir dan rencana-rencana masa depannya.

Dengan trademark-nya sebagai gadis beraksen Busan, Lizzy menyatakan bahwa dia cukup lancar berbicara dalam bahasa Seoul. Namun dia juga mengungkapkan, “Saat aku tampil dalam siaran, aku seringkali terlalu gugup dengan aksenku. Jadi secara alami itu menjadi karakterku.”

Dia juga berbicara mengenai rencana masa depannya untuk menjadi MC. “Aku ingin menjadi seseorang seperti Yoo Jae Suk oppa atau Kang Ho Dong oppa. Impianku adalah menjadi pembawa acara talk show wanita seperti Oprah Winfrey. Sebelumnya, aku ingin menjadi MC acara musik, namun aku telah melaluinya. Mendatang, aku ingin menjadi MC yang sanggup memahami perasaan semua tamu yang hadir dan tertawa bersama mereka.

Bagaimanapun, sebenarnya menjadi MC bukan impian terbesar Lizzy dulu. Dia sebelumnya ingin menjadi jurnalis, dan bahkan pernah mengambil jurusan jurnalisme saat sekolah dulu. Namun saat dia ikut salah seorang temannya dalam audisi ‘Superstar K‘ di tahun kedua sekolahnya, dia menarik perhatian seorang pencari bakat dan akhirnya bergabung dengan Pledis Entertainment.

Lizzy tidak pernah menyesali perubahan arah ini. “Semua begitu menyenangkan sekarang,” ujarnya. “Kedua promosiku dengan After School dan Orange Caramel, serta ikut syuting film ‘All My Love‘ bagaikan sebuah piknik untukku. Karena sitkom itu meraih perhatian besar dari penonton, semua orang mengenaliku sekarang saat aku ke supermarket ataupun sedang makan.”

Meski karakter Lizzy dalam ‘All My Love’ merupakan cerminan kepribadian aslinya dalam kehidupan sehari-hari, namun dia juga ingin berperan antagonis dalam film atau drama, dan bahkan saat ini sedang sibuk membaca beberapa naskah untuk memperbaiki aksennya.

“Ada batas tertentu dimana kalian bisa terus berjalan dengan aksenmu,” ujarnya berkomentar. “Namun, aku pribadi juga ingin menunjukkan sisi yang berbeda dari diriku sendiri,” ungkapnya.

credit: asiangrup